pasti kita sudah tak asing mendengar istilah yang saya jadikan judul pada tulisan saya ini. ya, itu adalah deja vu. apa deja vu itu ? bagaimana deja vu bisa terjadi ? apa sebenarnya dia ? dan apakah deja vu benar - benar ada ? deja vu berasal dari bahasa perancis yang artinya pernah melihat. deja vu adalah suatu keadaan dimana kita seperti pernah mengalami suat peristiwa yang baru saja kita alami. pasti kita berpikir, apakah itu sebuah mimpi atau hanya angan - angan kosong dalam otak kita. padahal jelas - jelas kita belum pernah berada pada situasi tersebut
banyak
para ahli yang mencoba membahas masalah deja vu ini secara ilmiah. ada yang
mengatakan bahwa deja vu ini memang peristiwa yang sudah dialami sebelumnya
dalam realitas maupun dalam mimpi. ini sesuai dengan artinya yang pernah
melihat. tetapi pendapat ini disanggah oreh para pakar, termasuk orang - orang
yang pernah mengalaminya. karena tak mungkin manusia sendiri dapat melupakan
dengan mudah peristiwa yang pernah dialaminya.
penjelasan
yang lainya, adalah deja vu merupakan penundaan penglihatan. bahwa sebelum mata
melihat kejadian tersebut, sebenarnya realitas itu sudah sampai ke otak
terlebih dahulu beberapa menit sebelumnya. karena otak dapat berkomunikasi
dengan dunia luar seperti pemancar radio dan antena penerimanaya. tetapi ini
juga di bantah, karena dalam penelitian oleh Akira O'Connor bersama timnya dari
Universitas of Leeds, Inggris dibuktikan bahwa orang butapun bisa mengalami
deja vu berupa penciuman, peraba, dan pendengaran.
lalu
hari ini saya mendapatkan konsep deja vu lagi, bahwa deja vu merupakan
kekonsletan otak kita. seperti saat kita melihat sesuatu dan otak memproses
gambaran tersebut, dalam waktu yang hampir bersamaan ada memori otak kita yang
menabrak dan membuat otak kita sedikit konslet. kalau saya pribadi, kurang
paham dengan teori ini.
sedangkan
teori yang lainnya mengatakan, bahwa deja vu sebenarnya adalah peristiwa yang
memang telah benar - benar terjadi di "dunia paralel". karena semua
peristiwa itu sebenarnya sudah ada dan tersimpan di dalam Kitab induk alam
semesta yaitu Lauh Mahfuzh. yang telah diciptakan oleh Allah sang Pencipta alam
semesta.
mungkin
dengan pernyataan -pernyataan diatas, kita semua bingung memahami bagaimana
deja vu ini terjadi. deja vu ini merupakan sebuah rahasia yang mungkin akan
selalu berkembang penjelasannya, dan mungkin saja sebuah rahasia yang tak akan
tersingkap dari selubungnya. semuanya hanya kembali kepada Allah yang Maha
Mengetahui segala sesuatu. sesungguhnya segala kebenaran hanyalah milikNya
semata.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar